“Black Roses Episode 4”
-Yang Lalu Biarlah Berlalu-
Kring…kring..
seperti pagi biasanya alarm pengingat pun membanguninya, tidak seperti
biasanya. Ya semalam, tidak ada lagi tangisan. Melainkan hanya senyuman indah
yang mengantarkan nya ke alam mimpi. Ternyata memang benar, ada seseorang yang mengubah
kehidupannya kini. Ya sosong lelaki itu, kini membuat sarang di benaknya. Tapi
sayang, gadis itu tak terlalu peka terhadap perasaannya.
“hoaamm…. Good morning world, semoga hari
ini hari yang indah bagiku. Aku harus bisa lupakan cowok brengsek itu ! I
should be able to forget the past !” itulah isi hati gadis itu, perlahan lahan
kini dia tlah melupakan kenangan pahitnya itu. setelah beberapa mengumpulkan
nyawa, gadis itu segera pergi ke kamar mandi untuk membasuh badan.
“Halo, Nis ? gue ke rumah lo sekarang
yah” suara wanita yang mungkin sahabatnya dari seberang sana yg menelponnya. “ya,
terserah lo aja, eh.. kita jalan ke taman aja yuk” dengan penuh semangat gadis
itu mengajak sahabat baiknya itu. Tapi sahabatnya kini mengernyit dahi, tak
seperti biasanya Nisa mengajak nya seperti ini semenjak kejadian itu. kejadian
yang membuatnya terpuruk. “haaa ? serius looo ?! lo gak kesambet kan ?” Tanya sahabatnya
itu dengan terkejutnya. “yaelaah seriuslah, lo juga kan yang nyuruh gue lupain
yang lalu itu. nah gue pingin lupainnya sekarang jadi kita jalan aja yuk ke
taman gue gak pernah lagi jalan jalan di sono”. Jelas sang gadis dengan
mantapnya. “hembb… yeay ! ini baru ANISA ZAHRANIANTI !!!!” teriak sahabatnya
itu di sebrang sana. “oke cepetan jemput gue !”
Pagi hari ini pun cerah, tak ada lagi
kegelapan di benak sang gadis manis ini, paras yang lumayan cantik dengan lekuk
tubuh yang tak kalah indah di baluti dress lembut selutut bermotif bunga . Di
telusurinya taman kota itu dengan wajah yang berbinar, semenjak kejadian itu, jarang sekali dia merasakan suasana seperti ini. Seketika dia teringat
sosok lelaki itu. wajah bersih, berkulit putih, tampak maskulin dengan pakaian
yang di kenakannya, yang membantu gadis ini melupakan perlahan lahan masa
lalunya. Memberi warna baru di dalam hidupnya. Tapi sungguh gadis itu sama
sekali tak peka dengan perasaan nya.
“eh, Nis, lu ke sambet yah dari tadi
gue liatin senyam senyum sendiri, kesambet jin iprit lo yah” semprot sahabatnya
itu kepada si gadis, yang memang sedari tadi tersenyum mengingat sosok lelaki
itu, tapi sayang sahabatnya kini tak tau. “aahhh kampret lo, ya enggak lah”
gadis itu pun kembali tersenyum. Sungguh lelaki itu telah masuk di kehidupan
sang gadis , tapi bagaimana lelaki itu ?
“Bajingan lo rob, setelah lo lakuin
ini lo mau pergi gitu aja ! lo harus tanggung jawab !” bentak perempuan itu
dengan deraian air mata. “ehh lo yakin itu anak gue ? bukannya lo tidur bukan Cuma
denga gue !” balas lelaki ini tak kalah kerasnya. Perempuan itu hanya terdiam
dan menangis hingga tersedu sedu. Sungguh tak terbayangkan apa yang dilihat gadis
satu ini, yah Nisa melihat MANTAN pacarnya kini tlah melakukan perbuatan yang
sama sekali jauh dari pikirannya. Saat berjalan pulang dia berpapasan dengan
sepasang kekasih yang sedang bertengkar, ternyata itu Mantan Pacarnya. Sungguh
keji atas apa yang di lakukan Mantan Pacarnya itu. Tapi kini dia beruntung,
untung saja dia cepat bubar dari lelaki brengsek itu ! sekarang si gadis pun
bersorak ria di dalam hatinya. “haha, Ambil tuh cowok bajingan , rasain tuh BRENGSEK nya ! seperti apa yang gue rasain”.
“Din, habis ini ke toko bunga yuk ,
mau beli bunga” pinta gadis itu, sontak saja sahabatnya pun terkejut, karna tak
pernah dia tau bahwa si gadis itu suka membeli bunga.”eeh kok tumben ? tapi iya
iya gue anterin”. 15 menit pun berlalu, sampailah mereka berdua ditoko bunga itu. “selamat siang nona, silahkan masuk” sapa pelayan toko itu, dan
mempersilahkan mereka masuk. “mbak ada mawar hitam ?” Tanya sang gadis, kini
sahabat nya yang sedari tadi mengikutinya, cengo melihat tindakan sang gadis
itu. “ Mawar Hitam ? sejak kapan Nisa suka Mawar Hitam ?” batin sahabatnya itu.”ada
mbak sebentar yah saya carikan” mbak pelayan itu langsung bergegas mencari
bunga yang di pinta gadis itu. “ini mbak mau berapa tangkai” Tanya pelayan itu.
“1 aja mbak” gadis itu pun segera membayar bunga itu. dan pergi kekasir,
sahabatnya yg mengikutinya dari tadi, hanya bungkam melihat tingkah gadis itu,
kelakuan yang slama ini jauh dari pikirannya. “ini mbak, kembaliannya. Ohh iya mbak
bisa tuliskan no. telepon di sini, karena setiap pelanggan yang kemari, harus
mengisi daftar ini. Jika ada acara atau apapun kami akan mengundang mereka
dengan menelpon no. ini” jelas penjaga kasir itu. Gadis itupun tanpa ragu
mengisi no. teleponnya. “terimaksih telah berkunjung ke toko kami”.
“Nis, sejak kapan lo suka mawar hitam
? aneh deh lo !” Tanya sahabatnya , karena sedari tadi hanya memilih bungkam. “awalnya
sih gue tertarik aja, tiba tiba ada seorang cowok beliin gue ni bunga , padahal
niat awalnya cuma pengen liat liat doang. Pas di beliin eh tu cowok ngacir ntah
kemana, gue di kasi bunga ini sehari sebelum kejadian yg waktu itu” papar badis
itu. Dan sahabatnya kini hanya angguk angguk kepala, seperti orang dugem *eh
gak ding*. “etciyeeeh… udah mulai move on ya sist hehehe” gadis itu hanya
tersipu malu. “gue sebenarnya ketemu dia lagi, sumpah tu orang cool banget .
namanya Gilang, dan lo tau yang lo tabrak kemarin nah ntu dia orangnyaaa” kini
si gadis menjelaskan dengan penuh senyuman di bibirnya. Lagi lagi sahabatnya
kini cengo mendengar penjelasan gadis manis itu.
“hemm.. coba aja gue minta no. telepon
cowok itu, yah kali aja dia bisa ngilangin masa lalu gue yang pahit ini” batin
si gadis. “hayooo lo mikirin siapa cowok itu yah ? cieee kapan kapan kenalin
dong ke gue” rayu sahabatnya itu. “lo kan udah kenal” jawab gadis itu dengan
polosnya , sahabatnya kini hanya geleng geleng kepala, dugem lagi sepertinya
*yah gaklah ding*.
Tanpa di sadari, seseorang lelaki di sana
yang selama ini pikirannya, sedang tersenyum lega. Ternyata pikiran lelaki itu sama seperti gadis manis tadi, ya dia memikirkan gadis itu gadis manis dengan black roses nya.
*Flashback on*
*Flashback on*
“permisi
mbak, apa yang sedang beli gadis yang memakai dress bermotif bunga itu ?” Tanya
lelaki itu. “oh setagkai mawar hitam, kenapa ya mas” Tanya penjaga kasir itu, “ohh
gak, mbak bisa tolong saya ? saya menyukai gadis itu, mbak ngerti kan ? bisa
mbak minta no. telepon gadis itu” pinta lelaki itu. yah memang norak, apa yang
di lakukan lelaki itu, tapi hanya cara ini yang bisa di lakukan untuk
menyambungkan konta kepada gadis manis itu, gadis yang selalu terbayang di
pikirannya.”baiklah saya usahakan mas” pelayan itu pun memulai aksinya, dan
lelaki itu ngacir ntah kemana.
Beberama menit setelah gadis itu
keluar, “gimana mbak ? berhasil ?” Tanya lelaki itu, “ini mas nomornya” sungguh
lega hati lelaki itu, kini gadis di bayangannya bakalan muncul dengan nyata. Apakah
lelaki itu mulai ada perasaan dengan gadis manis , karena black roses yang di
berinya ?
*flash
back off*
No comments:
Post a Comment